- Pengertian
Tahfîdz Al-Quran adalah salah satu kompetensi mahasantri Ma’had Aly untuk menghafalkan Al-Qur’an dengan batas per semester dan target yang telah ditentukan oleh Ma’had Aly. Mata kuliah ini masuk dalam kurikulum Raudhah di Ma’had Aly Raudhatul Muhibbin dengan bobot sistem kredit semester sebesar 4 SKS.
- Instrumen Ujian
Ujian dilakukan dengan 2 metode, yaitu imtihân syafahî (ujian lisan dengan bobot nilai 50) dan imtihân tahrîrî (ujian tulisan dengan bobot nilai 50).
- Jumlah Hafalan
Target hafalan setiap mahasantri minimal 2 juz, mahasantri bisa memilih dari tiga pilihan di bawah ini.
| No. | Surah | Juz | Ayat |
| 1. | Al-Baqarah | I | 1-141 |
| 2. | Al-Baqarah | II | 142-252 |
| 3. | An-Naba – An-Nâs | 30 | Juz ‘Amma |
| 4. | Surah Yasin, Al-Mulk, Al-Kahfi | ||
- Tempat Pelaksanaan
Pelaksanaan di Pondok Pesantren Ma’had Aly Raudhatul Muhibbin
- Pelaksanaan Ujian
- Mahasantri yang sudah siap melaksanakan evaluasi imtihân syafahî (ujian lisan) dan imtihân tahrîrî (ujian tulisan) silahkan mendaftar ke pihak Ma’had Aly.
- Pihak Ma’had Aly akan menentukan jadwal ujian kepada mahasantri yang bersangkutan.
- Imtihân syafahî (ujian lisan) dan imtihân tahrîrî (ujian tulisan) dilakukan dalam satu waktu yang sama.
- Pelaksanaan dilakukan dua tahap: Tahap pertama sebanyak 1 juz dan tahap kedua sebanyak 2 juz.
Contoh: Fulan telah menyelesaikan hafalan surah al-Baqarah juz 1 (ayat 1-141) pada semester 2 dan ingin mengajukan imtihân syafahî (ujian lisan) dan imtihân tahrîrî (ujian tulisan), setelah selesai dan dinyatakan najâh, Fulan diperbolehkan melanjutkan hafalannya di semester atau waktu setelahnya. Untuk tahap kedua Fulan bisa mengajukan imtihân kembali sebanyak 2 juz (ayat 1-252).
Demikian petunjuk teknis ini kami sampaikan, disamping pengadaan evaluasi ini kami tetap memberikan apresiasi yang begitu besar kepada para mahasantri yang mempunyai hafalan yang banyak.
